Memprihatinkan, 12 SLTA Di Lebak Tak Punya Gedung

Memprihatinkan, 12 SLTA Di Lebak Tak Punya Gedung

Memprihatinkan, 12 SLTA Di Lebak Tak Punya Gedung

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) 12 SMA/SMK di Kabupaten Lebak tidak optimal,

menyusul kurangnya sarana belajar yang mereka miliki.

Para pelajar dari 12 SLTA tersebut terpaksa harus berbagi kelas dengan pelajar sekolah dasar (SD), lantaran kondisi gedung sekolah yang masih menumpang.

Informasi yang diperoleh dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten wilayah Kabupaten Lebak, 12 SLTA tersebut berada di sembilan kecamatan yaitu di Kalanganyar, Panggarangan, Rangkasbitung, Cihara, Muncang, Cirinten, Cijaku, Wanasalam dan Kecamatan Cihara.

Kepala KCD Pendidikan dan Kebudayaan Banten wilayah Kabupaten Lebak,

Sargawi membenarkan ada 12 SLTA di wilayah kerjanya masih menumpang di beberapa SD milik Pemkab Lebak. Agar 12 SLTA tersebut memiliki gedung sendiri, maka pihaknya sudah mulai mengusulkan anggaran pembangunan gedungnya.

“Yang telah kami ajukan pembangunan gedungnya yaitu untuk SMKN 1 Kalanganyar,

serta salah satu SMA yang ada di Panggarangan. Kami berharap usulan tersebut bisa direalisaikan Pemprov Banten,” ujar Sargawi, Sabtu (18/8).

Sargawi mengklaim meski masih menumpang, namun KBM di sekolah yang yang masih menumpang itu tetap berjalan normal. Bahkan semua kegiatan ekstra kulikuler pun tetap berjalan seperti biasa.

“Meski masih menumpang, ternyata tidak menghambat kegiatan belajar SLTA tersebut,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengatakan, pihaknya akan tetap memberikan izin peminjaman gedung SD untuk 12 SLTA yang memang belum memiliki gedung sekolah sendiri.

“Untuk KBM, tentu kami akan selalu mengizinkan SD di sembilan kecamatan yang dipinjam sementara,” katanya.

 

Sumber :

https://instamun.org/pengertian-proses-pembentukan-tulang-serta-bagaimana-penyembuhan-tulang/