Sekolah-Sekolah Unggulan yang Didirikan Para Tokoh di Bone Bolango, Gorontalo

Sekolah-Sekolah Unggulan yang Didirikan Para Tokoh di Bone Bolango, Gorontalo

Sekolah-Sekolah Unggulan yang Didirikan Para Tokoh di Bone Bolango, Gorontalo

Nilai di Bawah Standar, Anak Pejabat pun Dipulangkan

Bone Bolango hanyalah kabupaten kecil di Provinsi Gorontalo. Namun, di kota itu ada tiga sekolah unggulan yang didirikan para tokoh nasional. Berikut catatan wartawan Jawa Pos (Group Bandung Ekspres) TOMY C. GUTOMO yang pekan lalu mengunjungi tiga sekolah tersebut.
ATURAN KETAT: Para siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo sedang praktik di laboratorium sekolah. Mereka disaring lewat seleksi ketat. (Tomy C. Gutomo/Jawa Pos)
ATURAN KETAT: Para siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo sedang praktik di laboratorium sekolah. Mereka disaring lewat seleksi ketat. (Tomy C. Gutomo/Jawa Pos)

UNTUK menuju Bone Bolango, saya memerlukan waktu 40 menit berkendara dari pusat Kota Gorontalo. Suasana Kota Bone relatif sepi. Stereotipe kota kabupaten di luar Jawa.

Meski sepi, kabupaten yang dipimpin Hamim Pou itu memiliki tiga sekolah unggulan setipe SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah. Tiga sekolah itu adalah MAN Insan Cendekia yang didirikan mantan Presiden B.J. Habibie; SMA Terpadu Wira Bhakti yang digagas Ny Uga Wiranto, istri mantan Menhan/Pangab Wiranto; dan MA/MTs Pondok Pesantren Hubulo milik keluarga Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.

MAN Insan Cendekia dulu bernama SMU Insan Cendekia. Pada 1996 Habibie y

ang saat itu memimpin BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) mendirikan SMA itu di Serpong dan Gorontalo. Gorontalo adalah kampung halaman Habibie. Memang Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan. Namun, ayahnya berasal dari Gorontalo, tepatnya di Bone Bolango.

Habibie memang ingin menjadikan Gorontalo sebagai salah satu pusat pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. SMU Insan Cendekia didirikan di atas tanah milik Habibie seluas 7,2 hektare. Habibie juga menghibahkan tanahnya seluas 50 hektare untuk pengembangan Universitas Negeri Gorontalo tahun lalu. Ada rencana kampus tersebut berganti nama menjadi Universitas B.J. Habibie. Nama istri Habibie, almarhumah Hasri Ainun Habibie, sejak 2013 sudah dijadikan nama RSUD di Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Saat SMU Insan Cendekia didirikan, Gorontalo masih menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Utara

. Bone Bolango juga belum menjadi kabupaten. Baru pada 2000 Gorontalo menjadi provinsi ke-32. Sedangkan Bone Bolango resmi menjadi kabupaten pada 2003, setelah dipisahkan dari Kabupaten Gorontalo.

Menurut Kepala MAN Insan Cendekia Joko Miranto, saat mendirikan SMU Insan Cendekia, Habibie ingin sekolah itu mengajarkan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan imtak (iman dan takwa).

”Siswa-siswa SMU Insan Cendekia berasal dari pesantren-pesantren dan madrasah tsanawiyah

dari pelosok tanah air,” kata Joko.

Sekolah itu memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan modern. Semua ruang belajar dilengkapi sarana berbasis TI dan full AC. Fasilitas lainnya berupa perpustakaan, poliklinik, auditorium, masjid, lapangan sepak bola, kolam renang, fitness center, dan minimarket. Kamar di asrama juga cukup nyaman untuk ditinggali.

Saat A.S. Hikam menjabat Menristek di era Presiden Abdurrahman Wahid, SMU Insan Cendekia dialihkan dari BPPT ke Departemen Agama (sekarang Kementerian Agama). Sejak 2001 namanya berubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia yang pengelolaannya di bawah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

 

Sumber :

https://www.kaskus.co.id/post/5d93ea3610d295776e67ddee/