Sistem Pencernaan Reptil Dan Penjelasannya

Sistem Pencernaan Reptil Dan Penjelasannya

Sistem Pencernaan Reptil

Sistem Pencernaan Reptil

System pencernaan pada reptile terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar  pencernaan. Reptile pada umumnya terdiri atas saluran pencernaan dan kelnejar  pencernaan. Pada umumnya reptile adalah karnivora (pemakan daging). Saluran pencernaannya terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka. Dan kelenjar pencernaannya terdiri atas kelenjar ludah, pancreas dan hati.

Rongga Mulut

Mulut yang dapat terbuka lebar memiliki dentes (gigi-gigi) yang berfungsi untuk keperluan ofensif dan mempertahankan serta mengunyah mangsanya. Barisan gigi itu dapat dibedakan atas dua deretan .deretan gigi yang conisch (bentuk kerucut) menempel pada rahang, dan gigi pleurodont, bengkok kea rah cavum oris. Pada palatum (langit-langit) terdapat deretan gigi halus yang disebut dentes palatine.  Rongga mulut Disokong oleh rahang atas dan rahang bawah. Dan khusus pada ular berbisaakan tumbuh gigi yang dapat menghasilkan racun yang terdapat pada ronggamulut.

Pada buaya giginya bisa mnegalami 50 kali pergantian

Pada umumnya reptil tidak mengunyah makanannya jadi giginya berfungsi sebagai penangkap mangsa. Pada rongga mulut terdapat lidah yang pipih dan melekat pada tulang lidah dengan ujung bercabang dua atau bersifat bipida yang terletak di dasar cavum oris. Pada reptile yang masih hidup di air misalnya  buaya bagian belakang dari lingua terdapat satu lipatan transversal. Bagian ini bila ditekan akan menutup sehingga cavum oris terpisah dengan pharynx, oleh karena itu walaupun hewan itu membuka mulut pada waktu berada di air, paru-parunya tidak akan dimasuki air.

Pada reptilian pemakan insekta memiliki lidah yang dapatdijulurkan, sedangkan pada buaya dan kura-kura lidahnya relative kecil dan tidak dapat dijulurkan. Lidah ular berbentuk pembuluh yang terbungkus oleh selaputdan terletak di bagian rahang bawah. Memiliki kelenjar mukoid yang sekretnya berfungsi agar rongga mulut tetap basah dan dapat dengan mudah menelanmangsanya.Pada ular Kelenjar labia bermodifikasi menjadi kelenjar poison yang bermuara di kantung yang terletak di daerah gigi taring dan dikeluarkan melalui gigi tersebut.

  1. Kerongkongan (esophagus) merupakan saluran di belakang rongga mulut yang menyalurkan makanan dari rongga mulut ke lambung. Di dalam esophagus tidak terjadi proses pencernaan.
  2. Lambung (ventrikulus) yang terdiri aas bagian yang agak bulat yaitu fundus dan agak kecil yatu piloris. Lambung merupakan tempat penampungan makanan dan pencernaan makanan berupa saluran pencernaan yang membesar dibelakang esophagus. Disini makanan baru mengalami proses pencernaan. Pada bagian fundus pylorus makanan dicerna secara mekanik dan kimia.
  3. Intestinum terdiri dari usus halus dan usus tebal yang bermuara pada anus. Dalam usus halus terjadi proses penyerapan dan sisanya menuju ke rectum, kemudian   diteruskan ke kloaka untuk dibuang. Ukuran usus disesuaikan dengan bentuk tubuhnya. Kloaka merupakan saluran umum untuk pencernaan, ekskresi dan reproduksi.

Sumber : https://pendidikan.co.id/