Tingkatkan SDM, SMKN 6 Kerja Sama Dengan STKS Bandung

Tingkatkan SDM, SMKN 6 Kerja Sama Dengan STKS Bandung

Tingkatkan SDM, SMKN 6 Kerja Sama Dengan STKS Bandung

Kurikulum 2013 untuk semua SMK sama dan kurikulum ini diatur dalam Permendikbud

Nomor 60 Tahun 2014, yang mencabut Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliah Kejuruan (MAK).

Demikian penjelasan Kepala SMK Negeri 6 Ambon Drs. Jery Tiwery kepada Tribun-Maluku.Com diruang kerjanya Kamis (2/10/2014).

Ada 9 bidang keahlian di SMK yang terdiri dari 45 program keahlian dan 128 paket keahlian.

Menurut Tiwery, untuk SMK Negeri 6 Ambon dibuka 3 bidang keahlian masing-masing

: Pertama; bidang keahlian Kesehatan dengan program keahlian Perawatan Sosial dan Kesehatan.

Program keahlian Perawatan Sosial terdiri atas paket keahlian Keperawatan Sosial dan program keahlian Kesehatan terdiri atas paket keahlian Keperawatan dan Analisis Kesehatan.

Kedua; bidang keahlian Bisnis dan Management dengan program keahlian Akuntansi serta paket keahlian Akuntansi Keuangan.

Ketiga; bidang keahlian Teknologi dengan program keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta paket keahlian Multimedia.

Dari ketiga bidang keahlian ini yang lebih banyak diminati siswa adalah Kesehatan dan TIK,

sedangkan Bisnis dan Management kurang diminati.

Dikatakan, sudah 2 tahun SMK Negeri 6 Ambon bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung untuk meningkatkan SDM, sehingga siswa lulusan SMK ini dibidang Keperawatan Sosial melakukan studi lanjut di STKS Bandung, dengan biaya ditanggung oleh pemerintah.

Ada 25 siswa dan 3 guru dari SMK PGRI Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sementara ini lagi belajar pada SMK Negeri 6 Ambon dengan paket keahlian Multimedia selama 3 bulan.

Hingga kini sekolah ini belum mendapat satu buku pun dari 9 mata pelajaran untuk paket A dan B dan juga paket C kurikulum 2014.

Untuk itu siswa mengkopi sendiri materi pelajaran dari CD untuk BAB I dan kalau buku paket kurikulum 2013 belum ada juga, maka besar kemungkinan siswa akan mengkopi BAB II juga.

Dikatakan, walaupun buku kurikulum 2013 belum ada namun proses belajar mengajar pada sekolah ini tetap lancar dan hingga kini belum ada keluhan yang berarti baik dari guru maupun siswa.

Pada Tahun Ajaran 2014/2015 ini SMK Negeri 6 Ambon baru menerima siswa jurusan Kesehatan dan peminatnya cukup banyak, namun penerimaannya baru terbatas pada satu kelas,”ucap Tiwery.

 

Baca Juga :